10/04/2020
(022) 779-4444

Lokakarya Daerah dalam Rangka Pemberian Beasiswa S2 Ikopin bagi Mahasiswa Berprestasi dan Tidak Mampu oleh Gubernur Jawa Barat

  1. Home
  2. Beasiswa
  3. Lokakarya Daerah dalam Rangka Pemberian Beasiswa S2 Ikopin bagi Mahasiswa Berprestasi dan Tidak Mampu oleh Gubernur Jawa Barat
lokakarya-daerah-dalam-rangka-pemberian-beasiswa-s2-ikopin-bagi-mahasiswa-berprestasi-dan-tidak-mampu-oleh-gubernur-jawa-barat

Bandung, 5 Maret 2020, bertempat di Gedung DPMPTSP telah berlangsung kegiatan Lokakarya Daerah dg tema “Mengoptimalkan Peran Mahasiswa S2 Ikopin dalam Rangka Peningkatan  Pendampingan SDM Pedagang Kecil KALIADONG (Kaki Lima, Asongan dan Jamu Gendong) se-Bandung Raya Provinsi Jawa Barat” dalam rangka Pemberian Santunan Beasiswa S2 Ikopin Bagi Mahasiswa Tidak Mampu dan Berprestasi oleh Bapak Gubernur. Dalam acara tersebut hadir Rektor Ikopin, Perwakilan dari Pemprov Jabar Bapak H.Dadang Supriatna, S.IP, M.Si (anggota komisi 5 DPRD Jabar).

Pemberian santunan beasiswa diserahkan langsung oleh gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh koordinator staf ahli gubernur bidang ekbang bapak DR. Dady Iskandar, M.Si secara simbolis.  Adapun Peserta yang hadir yaitu  dari Mahasiswa S2 Ikopin, Puskerda,  Pedagang Kaki Lima, Pedagang Asongan, pedagang jamu gendong dan lain-lain yang jumlahnya kurang lebih 100 orang peserta. Acara dilaksanakan oleh PUSKERDA dan Mahasiswa MM IKOPIN yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar, Angkasapura II beserta Bank BJB. Kemudian acara juga diisi dengan seminar yang disampaikan oleh Narasumber Prananda dengan tema Strategi produksi, pemasaran, pengelolaan keuangan Modern yang Releven dengan Pedangan Kecil.

Berdasarkan keterangan dari Ketua Pelaksana, Soeryawan menyampaikan Kegiatan ini didasari oleh dua hal. Yang pertama adalah untuk menjawab tantangan dari dosen Magister Manajemen IKOPIN yang mana mahasiswa S2 IKOPIN harus memiliki “produk” sendiri, sehingga tercetuslah ide beasiswa S2 MM IKOPIN sebagai beasiswa percontohan. Beasiswa ini diperuntukan untuk 60 Mahasiswa S2 Ikopin khususnya angkatan 68 yang mana dalam pembiayaannya diberikan program dan PUSKERDA berperan merncari anggaran yang mengisi program beasiswa tersebut. Kemudian untuk yang kedua, MM IKOPIN dan PUSKERDA memiliki konsep KALIANDONG, yang mana konsep tersebut akan dibentuk hari ini sampai malam yang mana akan dirumuskan bagaimana konsep penataannya, manajemennya, produknya, dan lainnya sehingga membentuk sebuah buku. Selanjutnya buku tersebut akan dilokakaryakan.

Rektor Ikopin, Dr. Burhanuddin Abdullah, Ir.MA dalam sambutannya menjelaskan bila buku lokakarya sudah diterbitkan maka akan membantu membuat legal lembaga pemberdayaan ekonomi masayarakat ke tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, yang diwakili oleh Staff Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan Sumberdaya Daerah Ahmad Hadadi  :

“Saya harapkan pemberian bantuan dari pemprov jabar mampu meningkatkan semangat adik-adik kita untuk bisa terus berprestasi dan kemudian berkompetisi di dunia nyata menjadi pengungkit yang luar biasa bagi dunia usaha khususnya di koperasi ukm.   Demikian yang dapat disampaikan, semoga hal ini mampu membawa manfaat bagi pembangunan jawa barat. semoga dengan dorongan dari ikopin dan para mahasiswa/i-nya kedepannya makin banyak koperasi dan ukm jawa barat yang go international serta berkontribusi atas kemajuan jawa barat dan indonesia.”

Hasil dari lokakarya ini diharapkan adanya perhatian khusus dari kalangan akademisi dan pemerintah untuk pelaku usaha kecil (KALIANDONG). Mereka dalam keterbatasan pendidikan sangat berpengaruh kepada kesempatan lapangan kerja yang lebih baik untuk keberlangsungan hidup. Yang mana KALIANDONG seringkali dipandang sebelah mata dan belum ada kebijakan Undang-Undang yang melindungi mereka.

Output dari program beasiswa ini diharapkan mahasiswa S2 Ikopin mampu menata pedagang khususnya didaerah Jatinangor jadi wisata koperasi atau menjadi aktifis politik dengan gelar S2 nya yang mana lulusan S2 ini dapat tersebar sebagai staff ahli menteri dan dewan sehingga ada keberpihakan kepada pelaku usaha kecil. Kampus juga mendorong angkatan mahaswa bidikmisi untuk melanjutkan S2, hal tersebut dibenarkan oleh Rektor Ikopin dalam menyampaikan sambutan.