PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU (Survey Pada Madrasah Tsanawiyah Swasta/MTsS yang ada di Kecamatan Tanjungsari Sumedang)

Adang Rukmana

Sari

Penelitian ini diangkat dari fenomena yang ada, salah satunya dari hasil nilai Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan tiap tahun. Seperti yang terjadi pada hasil Ujian Nasional/UN tahun 2016 Madrasah Tsanawiyah Swasta/MTsS di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, baik MTs di pedesaan maupun MTs di perkotaan.  Kondisi   hasil UN tersebut tidak terlepas dari kinerja guru Madrasah serta motivasi kerja guru madrasah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah/madrasah.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru Madrasah Tsanawiyah/MTsS yang ada di Kecamatan Tanjungsari, Sumedang. (2) Pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru Madrasah Tsanawiyah/MTsS yang ada di Kecamatan Tanjungsari Sumedang.(3) Pengaruh motivasi kerja guru  terhadap kinerja guru Madrasah Tsanawiyah/MTsS yang ada di Kecamatan Tanjungsari Sumedang.(4) Pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru Madrasah Tsanawiyah/MTsS yang ada di Kecamatan Tanjungsari Sumedang. (5) Upaya manajerial yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja guru melalui perbaikan gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru Madrasah Tsanawiyah/MTsS yang ada di Kecamatan Tanjungsari Sumedang. Penelitian ini melibatkan 120 orang guru sebagai subyek penelitian yang diambil menggunakan teknik sensus atau sampel  jenuh yaitu semua anggota populasi. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis jalur (path analysis).

      Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan demikian hipotesis Ha diterima. Berdasarkan hasil pengolahan data  dan hasil penelitian ternyata terdapat pengaruh antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap  kinerja guru madrasah  sebesar 26,9%. Maka dapat dikatakan bahwa semakin baik kualitas gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja,  maka akan semakin baik pula kinerja guru. Berdasarkan temuan itu, dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah  dengan empat sub-variabel terutama  Gaya Executive dan Gaya Developer (2) Terdapat pengaruh  yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru pada Madrasah Tsanawiyah/MTsS se-Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. (3) Terdapat pengaruh yang  positif dan signifikan antara motivasi kerja  terhadap kinerja guru, terutama motivasi finansial. (4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru. (5) Upaya-upaya manajerial untuk memperbaiki gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja serta kinerja guru yaitu dengan cara meningkatkan dimensi-dimensi yang menentukan variabel tersebut.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Ahmad Tafsir, (1996). Pendidikan Agama dalam Keluarga. Bandung: Remaja Rosda.

Budimansyah Dasyim. (2002) Model Pembelajaran dan Penilaian Portofolio. Bandung: Al Gesindo.

Dadi Permadi. (2001). Manajeman Berbasis Sekolah dan Kepemimpinan Mandiri Kepala Sekolah. Bandung: Sarana Panca Karya.

Depdiknas. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor: 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Bandung: Fokus Media.

E. Mulyasa. (2003). Menjadi Kepala Sekolah dalam Konteks Mensukseskan MBS dan KBK. Bandung: Remaja Rosdakarya.

---------------- (2005). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

-------------- (2011). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung. Rosda Karya.

Gito Sudarmo, Indriyo & Agus Mulyono, (1999), Prinsip dasar manajemen, Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, Malayu S.P. (2003). Majemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.

M.Sobry Sutikno. (2010). Pengelolaan Pendidikan, Tinjauan umum dan konsep Islami, Bandung: Prospect.

Ngalim Purwanto, (2002). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Syaiful Sagala. (2008). Memehami organisasi Pendidikan (Pemberdayaan Organisasi Pendidikan yang lebih Profesional dan Dinamis dari Aspek Desain, Budaya, Reinventing di Provinsi, Kabupaten/Kota dan Satuan Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

S. Nasution. (2004). Didaktik Asas-Asas Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara.

Siagian, Sondang P. (2004). Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta; PT. Rineka Cipta.

Wahyudi. (2009). Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Organisasi Pembelajaran (Learning Organization). Pontianak: Alfabeta.

Wahjosumidjo. (2005). Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wibowo. (2011). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.

Yunus, (2007). Kepemimpinan Pendidikan. Ciamis: Unigals.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.